,

Lestarikan Budaya, Pemuda Muhammadiyah Gunungkidul Gelar Pelatihan Sesorah Basa Jawa Gagrak Ngayogyakarta

GUNUNGKIDUL, Dalam rangka menyemarakkan Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Gunungkidul menggelar kegiatan Pelatihan Sesorah Basa Jawa Gagrak Ngayogyakarta. Acara ini berlangsung dengan khidmat pada Sabtu (09/05/2026) bertempat di Rumah Makan Mbok Seneng, Siraman, Wonosari. ​Pelatihan ini menjadi salah satu agenda strategis Pemuda Muhammadiyah dalam upaya nguri-uri (melestarikan) kebudayaan lokal, khususnya seni…

By.

min read

IMG-20260509-WA0032

GUNUNGKIDUL, Dalam rangka menyemarakkan Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Gunungkidul menggelar kegiatan Pelatihan Sesorah Basa Jawa Gagrak Ngayogyakarta. Acara ini berlangsung dengan khidmat pada Sabtu (09/05/2026) bertempat di Rumah Makan Mbok Seneng, Siraman, Wonosari.

​Pelatihan ini menjadi salah satu agenda strategis Pemuda Muhammadiyah dalam upaya nguri-uri (melestarikan) kebudayaan lokal, khususnya seni berpidato menggunakan bahasa Jawa sesuai dengan pakem Yogyakarta. Mengingat tantangan zaman yang semakin dinamis, kemampuan komunikasi publik yang dipadukan dengan nilai-nilai adab ketimuran dinilai sangat krusial bagi kader muda.

Menjaga Identitas di Era Modern

Ketua panitia penyelenggara menyampaikan bahwa pemilihan tema Sesorah Gagrak Ngayogyakarta ini bertujuan agar para kader Pemuda Muhammadiyah tidak kehilangan jati dirinya sebagai warga Yogyakarta.

​”Pemuda Muhammadiyah harus menjadi sosok yang berkemajuan secara pemikiran, namun tetap memiliki akar yang kuat terhadap budayanya sendiri. Sesorah bukan sekadar teknik bicara, melainkan sarana dakwah yang santun dan penuh unggah-ungguh,” ujarnya di sela-sela acara.

Antusiasme Peserta

Acara yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB ini diikuti oleh perwakilan kader dari berbagai Cabang Pemuda Muhammadiyah se-Kabupaten Gunungkidul. Para peserta tampak antusias mengikuti materi, mulai dari tata bahasa, pemilihan diksi yang tepat (sastra), hingga teknik berdiri dan berpakaian sesuai dengan busana Jawa yang benar.

​Melalui pelatihan ini, diharapkan muncul bibit-bibit orator muda yang mampu menyampaikan pesan-pesan dakwah Islam yang menyejukkan dengan pengantar bahasa Jawa yang halus dan benar.

Semarak Milad ke-94

Kegiatan ini sekaligus menjadi rangkaian dari peringatan Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94. Selain sebagai ajang peningkatan kapasitas diri, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi antar kader guna memperkuat konsolidasi organisasi di masa depan.

​Dengan semangat “Pemuda Negarawan”, PDPM Gunungkidul berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang tidak hanya bermanfaat bagi internal organisasi, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian tradisi luhur di masyarakat.