Perkuat Kedisiplinan Barisan, KOKAM Gunungkidul Kirim Personel Terbaik Ikuti Diklat Lanjut Provost DIY

KULON PROGO – Dalam rangka melakukan standardisasi kedisiplinan dan penguatan fungsi internal organisasi, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Gunungkidul resmi mengirimkan sejumlah personel terbaiknya untuk mengikuti Pendidikan Lanjut Provost KOKAM DIY. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Ahad (16-18 Januari 2026) ini, dipusatkan di wilayah Samigaluh dan Kalibawang, Kulon Progo. ​Pendidikan ini diselenggarakan…

By.

min read

IMG-20260118-WA0012

KULON PROGO – Dalam rangka melakukan standardisasi kedisiplinan dan penguatan fungsi internal organisasi, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Gunungkidul resmi mengirimkan sejumlah personel terbaiknya untuk mengikuti Pendidikan Lanjut Provost KOKAM DIY. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Ahad (16-18 Januari 2026) ini, dipusatkan di wilayah Samigaluh dan Kalibawang, Kulon Progo.

​Pendidikan ini diselenggarakan oleh Markas Wilayah BPO KOKAM Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai respons atas kebutuhan mendesak akan adanya satuan pengawas internal yang kredibel. Provost KOKAM memiliki peran vital sebagai “polisi” di dalam organisasi yang bertugas mengawasi perilaku, kedisiplinan, serta memastikan kepatuhan anggota terhadap kode etik KOKAM.

Misi Pencetakan Kader Provost yang Militan

​Keikutsertaan delegasi dari Gunungkidul merupakan bagian dari program strategis PDPM Gunungkidul untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Para personel yang dikirim telah melalui seleksi ketat, mengingat tugas Provost menuntut integritas yang tinggi serta ketahanan fisik di atas rata-rata.

Integrasi Olah Fisik dan Olah Ruh

​Rangkaian diklat ini memadukan dua aspek utama: kedisiplinan lapangan dan penguatan ideologi Muhammadiyah. Berdasarkan pantauan di lokasi, para peserta mengikuti berbagai sesi intensif:

  • Pembekalan Materi Dalam Ruangan: Dilaksanakan di lingkungan masjid untuk menjaga suasana spiritual. Para peserta mendapatkan materi mengenai regulasi organisasi, fungsi hukum Provost, serta pendalaman Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Hal ini bertujuan agar setiap tindakan Provost di lapangan tetap berlandaskan pada nilai-nilai dakwah.
  • Latihan Fisik dan Taktis: Dilaksanakan di alam terbuka Kulon Progo yang menantang. Peserta dilatih mengenai teknik pengamanan, baris-berbaris tingkat lanjut, serta simulasi penegakan disiplin anggota dalam berbagai situasi keramaian atau upacara besar.

Menjaga Marwah Organisasi

​Komandan KOKAM Gunungkidul menyatakan bahwa keberadaan Provost yang terlatih adalah kunci untuk menjaga wibawa organisasi di mata publik. Dengan seragam khas baret merah dan atribut Provost (PROV) yang melekat, diharapkan tidak ada lagi pelanggaran prosedur yang dilakukan oleh anggota saat bertugas di lapangan.

Penutupan dan Rencana Tindak Lanjut

​Kegiatan ditutup dengan upacara resmi dan penyematan atribut Provost kepada para peserta yang dinyatakan lulus. Ke depan, personel yang telah dididik ini akan segera bertugas di bawah koordinasi PDPM Gunungkidul untuk melakukan penataan personil di tingkat cabang maupun daerah.

​Keberhasilan diklat ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan KOKAM Gunungkidul yang lebih tertib, terukur, dan profesional dalam menjalankan misi kemanusiaan serta pengawalan terhadap persyarikatan dan NKRI.